5 Cara Meningkatkan Privasi Pada Ponsel Android Agar Lebih Aman di Tahun 2021

Meningkatkan privasi pada ponsel merupakan langkah utama untuk mencegah ponsel dari bentuk penyadapan dan serangan hacker. Karena dengan semakin berkembangnya teknologi, tidak menutup kemungkinan semua hal-hal yang tidak kita inginkan akan selalu mengintai. Terutama pada hal-hal yang dapat melacak ponsel Android yang kita miliki.

Cara Meningkatkan Privasi Pada Ponsel Android
Cara Meningkatkan Privasi Pada Ponsel Android

image source

Meskipun tidak mungkin untuk menghilangkan semua pelacakan tersebut sepenuhnya, namun jika Anda tidak ingin menggunakan ROM khusus atau beralih ke iOS, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan setidaknya untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.

Namun semua itu berbeda bagi pengguna Android 10 dan 11. Google menempatkan hampir semua kontrol privasi tersebut dalam satu lokasi tepatnya di bawah Pengaturan => Privasi.

Jika Anda sudah menggunakan Android 10 atau 11, Anda dapat menuju ke pengaturan sistem dan mencari bagian Privasi untuk mengubah data pribadi mana yang Anda bagikan dengan Google. Nah, agar lebih jelas dan lebih detail, berikut penulis berikan beberapa hal penting yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan privasi pada Android Anda.

Mengapa Peningkatan Privasi Menjadi Penting?

Bagi kebanyakan orang ponsel menjadi pusat dari kehidupan mereka yang menyimpan data pribadi dan hal-hal berharga. Mulai dari foto hingga aplikasi pengelola keuangan. Menurut perusahaan keamanan cyber Kaspersky, pengguna ponsel perlu memeriksa secara rutin pada perangkatnya untuk memastikan keamanan privasi dan data pribadi. Sehingga dengan ini, pemilik ponsel tidak akan mudah kehilangan data yang ada pada ponsel Android Anda.

Begini Cara Meningkatkan Privasi Pada Ponsel Android Anda

Nonaktifkan Riwayat dan Pelacakan Lokasi

Anda mungkin telah mengaktifkan Riwayat Lokasi saat pertama kali membeli ponsel Android. Karena yang pasti fitur ini akan muncul saat pertama kali ketika Anda baru menghidupkan ponsel. fitur yang memungkinkan Google menyimpan riwayat semua tempat yang pernah Anda kunjungi, dapat diakses pada Google Maps pada Garis Waktu Anda.

Meskipun Google mengatakan akan memberikan jaminan untuk melindungi data ini dan tidak membagikannya dengan pihak ketiga. Anda mungkin masih merasa tidak nyaman karena Google memiliki rekam jejak lengkap dari setiap langkah Anda ketika membawa ponsel. Maka dari itu, alangkah baiknya untuk mematikan fitur riwayat dan pelacakan lokasi pada ponsel Android Anda.

Perlu diingat bahwa menonaktifkan Histori Lokasi memiliki beberapa kerugian kecil. Mulai dari Linimasa Anda di Google Maps tidak akan diperbarui lagi, Asisten Google Anda akan kehilangan beberapa kemampuannya, dan notifikasi perjalanan otomatis Anda tidak akan muncul lagi.

Android 10 dan yang Lebih Tinggi : Mencegah Aplikasi Melacak Lokasi Anda Pada latar belakang

Android 10 meningkatkan beberapa privasi lama Android yang terkenal buruk. Ini mencegah aplikasi pihak ketiga dan pihak pertama untuk mengumpulkan lokasi Anda pada latar belakang, dan juga membatasi akses lokasi mereka hanya saat digunakan saja.

Untuk membatasi aplikasi mana yang memiliki akses ke lokasi Anda, cukup buka Pengaturan => Aplikasi & Pemberitahuan => Manajer izin -=> Lokasi. Di sana, Anda akan menemukan daftar semua aplikasi yang sudah terinstal pada ponsel Anda. Anda dapat menetapkan batas pelacakan lokasi satu per satu dengan memilih tingkat: “Diizinkan sepanjang waktu”, “Diizinkan hanya saat digunakan”, atau “Ditolak”. Meski begitu sebagian besar aplikasi tidak membutuhkan lokasi Anda, beberapa diantaranya hanya menawarkan manfaat tambahan saat memiliki akses, terutama untuk navigasi.

Lakukan Personalisasi Akun Google Dengan Tepat

Untuk mencegah Google mengikuti Anda saat menjelajah web, maka cobalah dengan membuka kontrol aktivitas Akun Google Anda. Anda bisa mengaksesnya melalui myaccount.google.com. Selanjutnya masuk pada Pengaturan => Google => Kelola Akun Google Anda => Kelola data & personalisasi Anda.

Melaului menu ini, Anda dapat menonaktifkan Aktivitas Web & Aplikasi, tetapi perhatikan bahwa hasil Google mungkin menjadi sedikit kurang akurat saat Anda melakukan ini. Anda juga dapat menghentikan Google mengumpulkan data tentang penggunaan Asisten Google Anda, tetapi itu sangat membatasi kegunaannya. Misalnya, Asisten tidak akan menanggapi pertanyaan pribadi seperti “Apa yang ada di kalender saya?” atau “Baca pesan saya” pada perangkat apa pun yang Anda miliki. Selanjutnya Anda juga bisa menonaktifkan Histori YouTube. Dan yang lebih penting, Personalisasi iklan. Saat Anda melakukannya, Google akan berhenti mendorong iklan yang dipersonalisasi kepada Anda.

Matikan Fitur Backup

Untuk mematikan cadangan ke server Google, buka Pengaturan => Sistem => Cadangan. Melalui ini, Anda dapat menonaktifkan Cadangkan ke Google Drive.

Saat Anda melakukan ini, tidak ada data berharga Anda seperti nomor kontak atau obrolan SMS yang akan secara otomatis dipulihkan saat Anda kehilangan data. Jadi berhati-hatilah saat menyimpan detail di tempat lain. Tidak hanya itu saja, beberapa penyimpanan khusus termasuk kata sandi Wi-Fi, dan foto serta video Anda tidak akan lagi dicadangkan.

Anda Bisa Menggunakan Perangkat Lunak Pihak Ketiga Jika Memungkinkan

Jika Anda tidak ingin Google melacak aktifitas Anda pada ponsel, pertimbangkan untuk menggunakan perangkat lunak pihak ketiga melalui aplikasi Google yang sudah terpasang sebelumnya. Ada banyak penyedia email, solusi penyimpanan cloud, aplikasi pencatatan, dan sistem navigasi lain yang tidak bergantung pada perangkat lunak Google. Misalnya Microsoft Outlook, Dropbox, Bundled atau Evernote, dan Here Maps.

Menggunakan Browser Selain Google Chrome

Jika Anda mengkhawatirkan mekanisme pelacakan Google Chrome, pertimbangkan untuk beralih ke peramban lain yang menjaga privasi Anda tetap utuh. Misalnya Firefox. Firefox Focus adalah pilihan terbaik karena mereka mengandalkan mesin browser yang tidak dikembangkan oleh Google. Selain itu ada juga Microsoft Edge, Samsung Internet, atau Vivaldi.

Siapkan Perlindungan 2 Faktor Untuk Akun Anda

Meskipun otentikasi 2 faktor (2FA) tidak akan menghalangi Google untuk mendapatkan data Anda. Setidaknya ini mungkin mencegah peretas membobol akun Anda dengan mudah. Itulah sebabnya mengapa Anda harus mengaktifkan 2FA untuk akun Google Anda dan akun-akun online apa pun yang ada ponsel Android Anda.

Untuk Google sendiri, Anda bisa melakukannya dengan mudah. Caranya buka pengaturan keamanan akun Anda, kemudian cari entri Verifikasi 2 Langkah dan Aktifkan. Selanjutnya Anda harus memasukkan informasi kedua selain kata sandi Anda setiap kali Anda masuk pada perangkat baru. Anda dapat memilih Ponsel tepercaya, Aplikasi pengautentikasi, Nomor telepon, dan Kode cadangan.

Semoga tulisan ini bisa beramanfaat untuk Anda.

Source: via

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.