Begini Cara Aman Menggunakan Zoom Saat Rapat Online

  • Bagikan
Tips Aman Menggunakan Aplikasi Zoom
Tips Aman Menggunakan Aplikasi Zoom

Sekarang ini aplikasi Zoom mendadak jadi booming sebagai salah satu platform yang menyediakan fitur video telekonferensi. Berbagai instansi pemerintahan, perusahaan, universitas hingga sekolah di berbagai negara serentak menggunakannya untuk menunjang aktivitas bekerja dan belajar dari rumah.

Tips Aman Menggunakan Aplikasi Zoom
Tips Aman Menggunakan Aplikasi Zoom

Sayangnya, dari berbagai sumber ternyata aplikasi ini tidak begitu memberikan keamanan privasi yang mumpuni. Masih banyak beberapa kendala terkait dengan keamananya. Dalam aplikasi ini, ancaman Zoom Bombing bisa menjadi masalah besar bagi banyak pihak, untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan pengaturan yang tepat untuk mencegah terjadinya pembajakan. Untuk mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan, kamu bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.

Begini Cara Aman Menggunakan Zoom Saat Rapat Online

Cukup Hanya Pengguna Terdaftar Saja Yang Bisa Ikut Terhubung Dalam Rapat Online

Bagi penyelenggara video telekonferensi hanya boleh mengizinkan pengguna yang terdaftar untuk bergabung, jadi pihak penyelenggara alangkah baiknya mendata terlebih dahulu siapa saja yang boleh ikut dalam acara telekonferensi tersebut. Jadi tidak semua orang bisa ikut dalam kegiatan telekonferensi tersebut.

Jangan Pernah Membagiakn ID atau Tautan Video Telekonferensi di Media Sosial

Hal ini dihimbau sangat penting, jangan sekali-kali membagikan ID atau kode dalam video telekonferensi lewat media sosial yang sifatnya terbuka, seperti facebook, instagram atau yang lainnya. Kamu boleh memberikan ID atau kode tersebut yang lebih tertutup atau secara private.

Kunci Video Telekonferensi

Jangan lupa untuk selalu memberikan kode akses masuk saat mau ikut video telekonferensi tersebut, artinya mengunci akses untuk siapapun bergabung apabila video konferensi sudah dimulai atau berlangsung.

Jangan Lupa Pakai Fitur “Waiting Room”

Selama penyelenggara belum memulai sesi video telekonferensi, setiap peserta hanya bisa menunggu, jadi penyelenggaran harus mempunyai batasan-batasan tertentu sebelum menyelenggarakan rapat atau video telekonference.

Sumber: cnbcindonesia.cominet.detik.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.