Cara Mengatasi Kode Kesalahan 505 di Google Playstore

Munculnya kode 505 bisa dikatakan sebagai sesuatu yang baru sejak mulai peluncuran dan rilis Android 5.0 pembaruan Lollipop OS dan meskipun update telah dikirim ke hanya sejumlah perangkat namun tetap ada sebagian perangkat yang mengalami masalah kesalahan/error 505 di Play Store, masalah ini terjadi selama instalasi aplikasi pada google play store.

Kode Kesalahan 505 pada Google Playstore
Kode Kesalahan 505 pada Google Playstore

Masalah utama dalam Kesalahan -505 dalam perangkat android adalah aplikasi yang telah terinstal di ponsel Android tidak muncul pada halaman aplikasi tetapi akan tersembunyi, dan juga Google Playstore tidak dapat di akses, sehingga Anda tidak akan dapat melihat ikon aplikasi yang telah anda install.

Aplikasi-aplikasi uninstaller yang telah anda pasang pada perangakat android anda juga tidak akan berhasil menguninstall aplikasi tersebut karena memang aplikasi tersebut tersembunyi dalam sistem. Namun jika anda salah satu pengguna yang mengalami masalah error/kesalahan 505 pada google play store, maka sedikit kami berikan beberapa cara mengatasinya.

Cara Memperbaiki Kesalahan/Error 505 pada Google PlayStore

Pertama, adalah dengan melakukan update firmware anda ke firmware yang terbaru, Namun ini tidak begitu wajib.
Kedua, Kosongkan cache Google Play Store: Buka Pengaturan> Aplikasi> Google Play Store> Clear Cache dan juga hapus data.
Ketiga, Instal Aplikasi Android Debug Bridge ini merupakan solusi yang terbaik untuk menghapus aplikasi yang Anda tidak dapat ada temukan di sistem anda. Tapi saat anda melakukan hal ini, Anda harus tau dulu tentang ADB, karena jika anda salah menghapus aplikasi, akan dapat merusak sistem internal perangkat dan OS android anda.
Keempat, Lakukan Factory Reset, jika semua cara-cara di atas sudah tidak mampu mengatasi kode kesalahan 505 pada google playstore anda. Dengan melakukan factory android anda kembali pada pengaturan pabrik sama seperti anda baru pertama kali membelinya. Sehingga jika memang ada beberapa file yang sudah corrupt/terhapus bisa disegarkan kembali.

Yang perlu diingat saat melakukan factory reset, backup terlebih dahulu data-data penting anda, karena factory akan mereset penyimpanan anda pada penyimpanan default seperti HP baru, jadi otomatis tidak ada data sedikitpun kecuali hanya data-data system dari OS itu sendiri.

Semoga artikel ini bermanfaat!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *