Keren!! Konsep Galaxy S10 Ini Bakal Gunakan Kamera 3D

Awal tahun ini Samsung benar-benar menepati janjinya untuk merilis Galaxy S9. Diperkenalkan di sela-sela kemeriahan MWC 2018 yang berlangsung di Barcelona, smartphone unggulan milik Samsung tersebut mendapat sambutan positif dari penggila gadget di berbagai Negara, tak terkecuali di Negara Indonesia.

Konsep Galaxy S10
Konsep Galaxy S10

Tak hanya dibuat dengan desain yang ciamik dan elegan, Galaxy S9 juga berhasil menggoda banyak penggila gadget dengan dukungan hardware yang bertenaga dan fitur yang menarik. Salah satu pusat perhatian dari smartphone ini adalah dukungan kamera yang disematkan.

Lalu, apakah Samsung berpuas diri dengan kehadiran Galaxy S9? Sepertinya tidak! Raksasa elektronik asal Korea Selatan ini terus bekerja dan rencananya pada pertengahan tahun ini, Samsung akan merilis Galaxy Note 9. Tak hanya itu, Samsung pun digosipkan telah merampungkan konsep desain dari penerus Galaxy S9, yakni Galaxy S10 yang akan dirilis awal tahun depan.

Tahun depan akan memasuki hari jadi ke-10 seri smartphone unggulan Galaxy S dan Samsung dikabarkan telah mengkonfirmasi beberapa spesifikasi yang bakal disematkan pada Samsung Galaxy S10.

Menurut publikasi asal Korea Selatan, The Bell, Galaxy S10 dan S10+ nantinya bakal mendukung ukuran layar berturut-turut 5,8 inci dan 6,3 inci. Peningkatan ukuran layar tersebut tergolong kecil dibandingkan dengan Galaxy S9 (5,77 inci) dan Galaxy S9+ (6,22 inci). Produksi panel layar dijadwalkan mulai di November.

Beragam sumber menyampaikan kepada The Bell bahwa Samsung berencana memperkenalkan modul kamera 3D-sensing dan sensor sidik jari di dalam layar pada Galaxy S10. Hal tersebut ditegaskan dengan kabar bahwa Samsung bekerjasama dengan perusahaan startup solusi kamera 3D asal Israel bernama Mantis Vision dan pabrikan modul kamera domestik bernama Woodgate.

Sedangkan untuk sensor sidik jari di dalam layar, Synaptic dan Aegis Tech saat ini sedang mengembangkan teknologi tersebut untuk Samsung. Di Juni 2017, Qualcomm mengumumkan generasi baru sensor sidik jari ultrasonik untuk layar, kaca, dan metal. Qualcomm mengklaim sensor sidik jarinya bisa pula mendeteksi detak jantung dan aliran darah. Synaptic saat ini mendukung produksi penuh konsep smartphone Apex milik Vivo yang mengusung pemindai sidik jari di dalam layar pertama di dunia.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.