Di Akhir tahun kemarin Sempat beredar sebuah berita yang menyebutkan bahwa Harga perangkat dari Tiongkok akan naik di tahun ini

Xiaomi
Xiaomi

Hal itu di sebabkan karena naiknya nilai tukar uang US$ ke mata uang yuan dari Tiongkok, Komponen smartphone memang di hargai memakai US$ maka perusahaan perakitan Tiongko terpaksa ikut menaikkan biaya produksi yang sedang mereka lakukan.Pertanda kenaikan harga tersebut sudah dimulai pada minggu pertama bulan Januari ini, dimana Xiaomi dikabarkan sudah mulai menaikkan harga dari 2 produk televisi Mi TV mereka.

Kini muncul kabar baru kalau kenaikan tersebut juga bakal berimbas ke produk smartphone mereka, dan calon produk pertama yang bakal mengikuti harga baru di tahun 2017 adalah Mi 6.

Selama ini Xiaomi setia menjual varian termurah dari Mi series seharga 2000 yuan atau setara Rp 4 jutaan. Namun untuk tahun ini, Xiaomi tampaknya bakal meningkatkan harga dari varian termurah Mi 6, yaitu seharga 2500 yuan atau setara Rp 5 juta.

Mengingat peningkatan harga resminya sudah cukup tinggi, maka jangan kaget jika nantinya para reseller lokal juga ikut menaikkan harga jual Mi 6 lebih tinggi lagi.

Entah apakah strategi tersebut bakal benar-benar dijalani, mengingat selama ini Xiaomi membanggakan dirinya sebagai perusahaan yang mengedepankan produk yang berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau bagi pengguna.

Hugo Barra bahkan pernah sesumbar kalau perusahaannya sama sekali tak mencetak keuntungan sesen pun dari tiap unit smartphone yang dijual, mengingat yang mereka jual adalah layanan MIUI.

Hmm Sampai saat ini masih belum di ketahui apakah anggapan itu akan berubah atau tidak karena jika di ingat memang harga komponen merupakan hal yang dapat memicu kenaikan harga pada suatu produk atau perangkat.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *