Xiaomi Hapus Dukungan Sensor Inframerah di Redmi 6 dan Redmi 6A

Beberapa waktu lalu Xiaomi telah merilis dua smartphone entry level terbarunya, Xiaomi Redmi 6 dan Xiaomi Redmi 6A. Yang menarik, Xiaomi rupanya tidak melengkapi kedua smartphone tersebut dengan dukungan sensor inframerah.

Xiaomi Mi 8
Xiaomi Mi 8

Meskipun oleh sebagian pengguna Xiaomi fitur tersebut dianggap kecil, namun sebenarnya juga bermanfaat, yakni untuk mengontrol berbagai macam perangkat elektronik yang ada di rumah. Hingga saat ini tak ada konfirmasi dari Xiaomi, mengapa mereka “menghilangkan” fitur tersebut.

Sensor inframerah adalah salah satu fitur yang disematkan pada jejeran smartphone Xiaomi sejak beberapa tahun lalu. Fitur itu memungkinkan pengguna mengontrol beragam perangkat elektronik, misalnya channel televisi via smartphone. Seiring perkembangan teknologi, sepertinya inframerah tak lagi dianggap penting.

Seperti yang telah diketahui Xiaomi Redmi 6 dan Xiaomi Redmi 6A memiliki “dapur pacu” yang cukup handal. Misalnya, untuk Xiaomi Redmi 6 mengandalkan MediaTek Helio P22 yang semestinya mampu memberikan performa sedikit lebih tangguh ketimbang Qualcomm Snapdragon 625, Sementara itu, Xiaomi Redmi 6A mengandalkan prosesor MediaTek Helio A22, yang masih berada di atas Snapdragon 425.

Redmi 6 di pasar Cina ditawarkan dengan harga 799 Yuan (sekitar Rp1,7 juta) untuk varian 32 GB dan 999 Yuan (sekitar Rp2,1 juta) untuk varian 64 GB. Sedangkan Redmi 6A dibanderol dengan harga 599 Yuan (sekitar Rp1,3 juta). Sudah barang tentu keduanya akan dilirik oleh mereka yang berkantong cekak.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.